Jumat, 04 April 2025

Summarecon Mall Serpong

Pertama kali kita kesini.
Kamu bercerita, kamu pernah kesini bersama perempuan yang lebih dulu dekat denganmu.
Katamu,
"Aku memilih usai dengannya, karena janji temu denganku seringkali dia abaikan. Aku tidak pernah jadi prioritas nya. Bahkan setelah janji untukku hari itu, masih harus dibagi dua dengan temannya."

Bagiku, cerita itu adalah sebuah "warning". Sejak itu, aku selalu punya waktu. Setiap Minggu untukmu. Bahkan waktu dengan temanku, ku ajak kamu ikut serta. Pun bersama sepupuku. Karena aku ingin kamu selalu paham, bahwa kamu adalah prioritas. Bahwa kamu adalah hal penting untukku. Aku tidak ingin kamu merasa lagi bahwa kamu diabaikan. Aku tidak ingin kamu merasa sendirian.

Tapi ternyata, itu belum cukup. Tidak cukup. Tidak akan pernah cukup. Bahkan setelah menunjukan pada dunia, bahwa hanya kamu yang ada tetap tidak cukup. Kamu tetap mencari "sesuatu" yang aku tidak pernah bisa menjadi itu.

Satu dan lain hal, aku memilih melepasmu. Mengikhlaskan pergimu. Meskipun setiap sudut Tangerang, menyimpan kisahmu, lukaku, dan rasa sakit yang harus kupeluk. Semoga rindu ini tidak abadi. Agar aku tidak perlu lari lagi ke kota lain hanya untuk menghapus sudut kenang yang tercipta diantara kita.