Radikalis boleh. Tapi jangan naif.
Harus realistis.
Kamu tidak tau betapa panjang sabarku
Tidak tau betapa rapuh harapku
Kalo waktu itu devin ga ada
Aku gamungkin bisa bertahan selama ini
Aku tidak punya obat
Aku melukai diriku lagi dan lagi
Mengubur mimpi jauh jauh hari
Percayaku pada orangtua sudah musnah
Harapku pada keadaan hilang begitu saja
Aku,
Harus menghancurkan mimpiku
Jauh sebelum aku berani bermimpi
Hidup kita tidak sama
Masalah kita berbeda
Jika kamu kuat,
Aku terlalu lemah
Tangisku saat itu sudah mengering
Mulutku terkunci nasib sial
Jangankan untuk makan,
Melanjutkan hidup pun sudah tak niat
Kamu tidak tau
Perjuanganku sampai titik ini
Dengan usia rentan bunuh diri
Harus sekarat tanpa obat
Kalau devin ga ada
Aku gatau bagaimana selanjutnya
Maka kumohon lain kali
Jangan sembarang berekspresi
Apalagi secara sengaja menyakiti orang lain