Selamat malam idolaku.
Inspirasi sekaligus sumber kebahagiaanku.
Ini malam atau kemarin hatimu tak lagi baik baik saja kan?
Aku tak ingin lagi menangisi
Perihalmu yang kerap patah hati
Karna kupikir, dirimu yg bermain api
Hatimu keras sekali
Hingga bisa patah dan terlukai
Sudah kucoba tak peduli
Walau akhirnya aku ingin sekali mengobati.
Bagaimana sekarang?
Aku ingin sekali mengeringkan lukamu
Dalam diksi yang kutuang jadi puisi
Lewat doa doa pada semesta yang diaminkan langit malam
Melalui pucuk pucuk asa agar kau lebih kuat dari ini
Benar kata seseorang,
Kami tidak suka melihatmu menjadi lemah
Tapi pada akhirnya
Kau urus perkaramu sendiri,
lagi lagi bukan karna kutak peduli
Hanya sedikit memberimu ruang tuk renungi.
Aku, dia, kami, mereka
Hanya dapat mengaminkan satu hal
Semoga kau bahagia selalu.
Devin sanjaya atau dwi adji sanjaya.
Tak penting namamu.
Kau berada disisi kami
Dan bahagia untuk kami
Sudah cukup bagi devinisi.