Minggu, 05 Februari 2017

Latar belakang

Perkembangan dunia iptek yang demikian pesatnya telah membawa manfaat luar biasa bagi kemajuan peradaban umat manusia. Negara Indonesia merupakan salah satu negara yang baru saja membangun demokrasi setelah keluar dari otoritarianisme orde baru pada tahun 1998. Salah satunya berkat perkembangan iptek yang dibantu dengan teknologi informasi yaitu adanya peranan besar masyarakat dalam pengembangan pemerintah. Secara ringkas, iptek telah membawa suatu perubahan dalam dunia politik yang mempermudah proses pendemokrasian segenap rakyat untuk turut serta dalam pemerintahan melalui wakil-wakilnya atau turut serta dalam berbagai bidang kegiatan (masyarakat/negara) baik langsung atau tidak langsung, dengan mengutamakan persamaan hak dan kewajiban serta perlakuan yang sama bagi warga negara. Iptek juga ikut andil dalam banyak hal yang masih perlu dibangun, bukan hanya berkaitan dengan sistem politik, tetapi juga budaya, hukum, dan perangkat-perangkat lain yang penting bagi tumbuhnya demokrasi dan masyarakat madani.

Demokratisasi sendiri memegang peranan cukup penting dalam suatu negara yang apabila negara itu menganut sistem demokrasi seperti negara Indonesia maka demokratisasi perlu ditumbuh-kembangkan dengan segala fasilitas penunjang. Karena sebagaimana kita ketahui bahwa sistem yang dianut suatu negara atupun pemerintahan jelas menjadi kiblat untuk menjadi sebuah pedoman bagi negara tersebut. Iptek telah jadi fasilitas penunjang yang berperan sangat besar dalam demokratisasi di Indonesia. Namun, meskipun demikian kita tidak dapat memungkiri bahwa suatu saat iptek bisa jadi boomerang bagi suatu negara, karena iptek punya dua sisi yang berkaitan erat antara negatif dan positif. Suatu saat iptek bisa jadi menghancurkan demokratisasi. Segala kemungkinan bisa terjadi. Maka tinggal bagaimana kita menyaringnya dan mencegah kemungkinan-kemungkinan terburuk yang akan terjadi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar