Rabu, 15 April 2026

Pernyataan

Pernyataanku mengenai Jika tidak denganmu, Maka tidak dengan siapapun masih berlaku hingga saat ini. Apa yang kau harapkan dari masa depan jiwa yang setiap malam mendamba kematian? Denganmu, ia berani jatuh cinta bahkan bermimpi menua bersama. Tujuannya berubah untuk membahagiakanmu, bukan lagi mati dan masuk neraka seperti tulisan dan angannya. Dan kemudian, kamu membuatnya hancur. Hingga cinta mana lagi yang berhak ia dapatkan? setelah wajah seteduhmu dan peluk seeratmu meninggalkannya ditengah jalan, membiarkan dia kehilangan arah. sementara tujuannya selama ini adalah kamu. Jika hidupmu bahagia, ia turut bersukacita. Walaupun dalam diamnya dia berharap kau hancur sepertinya. Bagaimana bisa alam tidak membuatmu membayar atas luka baru yang semakin menganga dalam dadanya? sementara setiap malam dia berteriak pada semesta, melangitkan karma di setiap sepertiga malamnya;

Untukmu hancur sehancurnya, menyesal lebih lama dari selamanya.

Ia menjalani hari hanya karena Tuhan masih memberinya kesempatan hidup, sementara dia tidak siap dengan luka baru yang akan datang. Untuknya, kematian adalah hal paling ditunggunya lagi untuk tidak lagi merasakan luka, gagal, dan seluruh rasa kecewa yang menusuk habis sisa harapnya. Dan masihkah kamu tertidur tenang? setelah membiarkan dia tenggelam dalam jiwa yang sepi dan kini mati? tidakkah kamu ingin meminta maaf? menjelaskan apa yang perlu ia mengerti. Ia tahu betul, diammu adalah penjelasan. Tapi hati kecilnya, menunggu alasan. Kenapa aku ditinggalkan? Kenapa harga yang harus aku bayar adalah luka yang semahal ini?


Tidak ada komentar:

Posting Komentar