Satu hari,
Aku memimpikan sebuah atap bersamamu.
mendamba gaun pernikahan yang cocok untuk bersanding denganmu.
Tapi setahun lalu kau memilih menikahi perempuan lain.
Dekor dan gaun pengantin itu;
Warna kesukaanku.
Sejak hari itu,
Aku merayu Tuhan habis-habisan.
Untuk segera menjemputku Pulang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar