Kenapa suka sama idola begitu? Islam tapi kaya gapunya tuhan. Telinga ditindik, mabok mabokan, club tiap malam, jarang sholat, rambut di cat padahal orang islam yg rambutnya di cat kan ga akan nyium wangi surga.
Udah sering banget ditanya begini. Sampe gatau mau ngomong apalagi. Percaya lah gue tidak memungkiri apa yang kalian katakan. Tapi pls, dia gak sehina yang kalian liat. Dan kalian juga ga sesuci yang kalian fikirin saat mengklaim dia begitu rendah.
Tanpa dia, mungkin gue hidup seperti manekin. Jalani hari yang monoton. Nyerah sama keadaan. Pasrah sama semua mimpi yang gue citakan. Membiarkan kehidupan menyeret gua entah kemana. Gue ga akan peduli. Karna tanpa dia, mungkin gue orang yang gapunya tujuan hidup.
Tanpa dia, mungkin gue ga akan kenal kalian. Temen temen gue yang amat gue sayang, betapa beruntungnya karna dia gue bisa jadi bagian yang kalian sebut keluarga.
Tanpa dia, Gue ga akan tau kalo ternyata "iniloh kebersamaan yang gua cari" "ini kebahagiaan yang gua tunggu".
Tanpa dia, gue akan lupa caranya bahagia. Caranya ngabisin waktu dengan hal yang gua suka. Dan tanpa dia, mungkin gue bakal terus menerus diliputi emosi karna marah sama dunia yang ga adil.
Perihal dia yang buruk, gue gapernah ambil pusing. Bukan urusan gue ketika dia bertingkah menyimpang. Dia melakukan semuanya secara sadar dan tau konsekuensinya. Gue ga berhak menghakimi hidupnya.
Perihal cat rambut, tolong beri ayat yang menyatakan bahwa mengecat rambut adalah hal yang haram dan dilarang dalam islam. Beri ke saya ayat beserta artinya. Agar kalian tau apakah yang kalian bicarakan sesuai dengan fakta atau hanya menghakimi idola saya secara sepihak.
Kenapa saya membuat ini?
Karna saya gerah dan muak ketika dia yang memberikan saya alasan untuk terus bertahan di salahkan keberadaannya. Harusnya kalian berterima kasih, karna tanpa dia saya tidak akan disini bersama kalian. Saya akan berdiam diri di rumah. Berkedip dan bernapas tanpa harus melakukan apa apa.
Kalau bukan karna dia, saya sudah pergi dari sini sejak lama tak perlu menunggu Lima bulan lagi lamanya. Saya pastikan, kalau bukan karna dia saya sudah angkat kaki dari sini sejak 3 bulan lalu. Dia adalah alasan terkuat saya masih berada disini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar