Aku lama ya ga nulis. Minimal bikin cuitan di twitterku tp lama tak absen.
Al, aku belum bisa tidur.
Kemarin, kamu temaniku sejam namun lelapku sampai pagi. Nyenyak dan tenang.
Hari ini kamu tidur duluan. Habis lembur lelah seharian. Tapi al, ada yang mengganggu fikiranku.
Al, aku belum sanggup mengungkapnya.
Belum 2tahun al,
Seperti pintaku.
Kali ini aku bergejolak menginginkanmu mengkhawatirkan keadaanku, pedulikan kondisiku, menyayangiku setulus yg kau mampu. Aku menangis berulang perihal ini. Aku ingin sekali. Bolehkah?
Jika kau tanya apa yang aku inginkan bukan lagi coklat yang ku bisa beli pabriknya atau bunga yg ku bisa beli kebunnya. Tapi aku ingin kamu utuh.
Aku masih ga pantas ya, Al?
Demi Tuhan aku sudah berusaha untuk terlihat pantas bersamamu.
Jadi, kapan?
Bisa kudapati khawatirmu perihal alpa nya diriku seharian tanpa kabar? Bisa kudapati pedulimu meski hanya sekedar pengingat jam makan? Bisa kudapati tulusmu yang entah kapan akan ada?
Tapi ternyata waktu ku belum cukup utuh untuk menanyakan siapa aku bagimu. Karna ketika kamu menjadikanku pilihan, kupastikan aku menghilang dari hidupmu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar