Berisik tentang angan diluar nalar.
Kadang sesekali ingin berbincang padamu.
Soal isi kepala yang tidak tau mau ku taruh dimana.
Tapi nyatanya kamu ga suka ya.
Terlalu membuatmu semakin takut.
Padahal hanya untuk mengatakan bahwa ini resah yang membuatku tidak tidur semalam suntuk.
Kamu bilang, aku bisa cerita apapun.
Mungkin yang satu ini tidak termasuk.
Isi kepalaku berisik ya.
Ku hilangkan saja kepalaku deh.
Biar tidak menggangguku,
Apalagi mengganggumu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar