Senin, 24 Oktober 2016

Synopsis cerita kita.

TAP.
Aku memberhentikan langkahku saat menangkap sosokmu dengan.. Dengan.. Dengan.. Ah, siapa wanita itu? Mengapa saat dia usap pipi kananmu, kau malah diam saja? Tak bereaksi apapun seperti marah ataupun membalasnya. Pandanganmu kosong, seperti sedang mengingat sesuatu. Aku masih terpaku disini, berharap kau tidak melihatku. Wanita itu terus memanggil namamu, berungkali tanpa kau hiraukan. Wanita itu akhirnya diam, setelah belasan menit kau acuhkan. Ah, kau kenapa? Dia siapa? Aku ingin tahu. Dia menangis, astaga!! Wanita itu menangis. Amarahnya seakan luap saat kau acuhkan. Dan... CUPP.

Kini aku yang menangis, berlari kemana saja asal tanpa kamu dan wanita itu. Ku dengar langkah kaki berat disetiap isakanku, ada namaku disetiap suara yg ia keluarkan dari bibirnya, bibir yang.. Ah, Aku benci!! Teriakanku untuk menghalanginya mengikutiku sepertinya hanya tertuang dalam isakan. Dia terus mengejarku, sampai akhirnya dia menemuiku dengan cairan kental berbau anyir yang membasahi rambutku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar