Kamis, 31 Mei 2018

Sebuah pernyataan

Kalau yang lain dibanggakan, dipamerkan pada temannya, diberitahukan jasanya pada seisi sosial media. Apakah aku merasa cemburu? Merasa iri dan ingin kau umbar bahwa akulah sebagian kecil orang dibalik puncakmu saat ini?

Tidak sayang. Aku tidak perlu dunia tau bahwa akulah yg sedikit menyumbang alasan hingga kau sampai dititik ini. Aku tidak perlu pujian. Ketenaran. Karna kau mengabariku dikala sibukmu saja sudah lebih dari cukup. Kau bercerita tanpa rasa canggung sudah cukup. Kau bersikap lebih terbuka dan berkeluh kesah padaku sudah cukup. Aku tidak perlu segala rumit perihal ketenaranmu diluar sana. Inginku satu, sebagai orang yang selalu kau cari apapun yg terjadi. Sebagai orang yang selalu kau rindukan tiap sibukmu. Sebagai orang yang kelak kau ingat bahwa aku pernah berjuang sebesar itu untukmu. Pernah bertahan selama itu untukmu. Dan pulang dari setiap lelahmu. Karna aku akan selalu berada dirumah. Memasak sup hangat untukmu. Menghilangkan rasa pegal ditubuhmu. Merawat anak kita hingga dewasa. Tak peduli seberapa jarang kau akan pulang. Asal aku tetap jadi rumah yang terus kau rindukan dan selalu ingin kau temui.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar